KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Klasifikasi berarti pengelompokan /penggolongan. Klasifiksi makhluk hidup bertujuan untuk mempermudah pengenalan dalam mempelajari makhluk hidup yang beranekaragam. Klasifikasi dilakukan berdasarkan adanya persamaan dan perbedaan cirri terpenting yang dimiliki oleh makhluk hidup. Makhluk hidup yang memiliki persamaan cirri-ciri dimasukkan dalam kelompok (takson) yang sama. Semakin banyak persamaanya semakin dekat kekerabatannya. Adapun cabang ilmu Biologi yang mempelajari tentang pengelompokan, makhluk hidup secara sistematik disebut taksonomi.

Pada abad ke-18 Carolus Linnaeus (Karl Line) (1707-1778) seorang ahli biologi dari Swedia telah menemukan klasifikasi tumbuhan (1753) dan klasifikasi hewan (1758). Selain itu beliau juga menciptakan system tatanama makhluk hidup yang disebut system tata nama ganda (binomial nomenklatur), karena itu ia dijuluki Bapak Taksonomi.

Urutan kelompok/takson pada klasifikasi hewan dan tumbuhan secara urut dari kelompok yang anggotanya besar sampai yang anggotanya kecil yaitu :

NO HEWAN TUMBUHAN
1 Kingdom / Dunia / Kerajaan Kingdom / Dunia / Kerajaan
2 Filum / Phylum Divisi
3 Kelas / Class Class / Kelas
4 Bangsa / Ordo Ordo / Bangsa
5  Suku / Familia Familia / suku
6 Marga / Genus Genus / marga
7 Jenis / Spesies Species / jenis

Selain itu, di dalam klasifikasi makhluk hidup menggunakan system yang disebut dengan Sistem Binomial Nomenklatur ( sistem nama ganda ). Di dalam system Binomial Nomenklatur mempunyai aturan-aturan sebagai berikut :

  1. Species terdiri dari dua kata , kata pertama menunjukkan genus dan kata kedua menunjukkan sifat spesifikasinya.
  2. Kata pertama diawali dengan huruf besar dan kata kedua dengan huruf  kecil.
  3. Menggunakan bahasa latin atau ilmiah atau bahasa yang dilatinkan dengan dicetak miring atau digaris bawahi .

Contoh             : Nama species Pisang : Musa paradisiaca L

Genus : Musa

Species            : paradisiacal

Pelaku pengidentifikasi oleh Linnaeus disingkst L .

Bebrapa alas an dalam klasifikasi menggunakan bahasa latin, karena :

  1. Agar tidak ada kekeliruaan dalam mengidentifikasi makhluk hidup karena tidak ada nama makhluk hidup yang sama persis.
  2. Nama ilmiah jarang berubah.
  3. Nama ilmiah ditulis dalam bahasa yang sama di seluruh dunia.

Contoh nama Ilmiah :

NO Nama Indonesia Nama Ilmiah NO Nama Indonesia Nama Ilmiah
1 Padi Oryza sativa 7 Angsana Pterocarpus conyzoides
2 Janggung Zea mays 8 Beringin Ficus bejamina
3 Belinjo Gnetum gnemon 9 Ikan mas Ciprinus carpio
4 Mangga Mangifera indika 10 Harimau Felis tigris
5 Kacang Hijau Phaseolus radiates 11 Gajah Elephas maximus
6 Kacang Buncis Phaseolus vulgaris
Urutan takson atau tingkatan Hewan Tumbuhan
Kingdom Animalia Plantae
Divisi / filum Chordata Spermatophyta
Class Mamalia Angiospermae
Ordo Carnivora Leguminosae
Familia Canidae Papillioceae
Genus Canis Phaseolus
Species Canis familiaris Phaseolus vulgaris
(Anjing) (Kacang Buncis)

 

SUMBER : Buku Paket Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII (bse) buku sekolah.elektronik

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s